Seorang wanita sedang menunggu di bandara suatu malam.Masih ada beberapa jam sebelum jadwal terbangnya tiba. Untuk membuang waktu,ia membeli buku dan sekantong kue di toko bandara, lalu menemukan tempat untuk duduk. Sambil duduk wanita itu membaca buku yang baru saja dibelinya.
Dalam keasyikannya, ia melihat lelaki disebelahnya dengan begitu berani mengambil satu atau dua dari kue yang berada diantara mereka. Wanita tersebut mencoba mengabaikan agar tidak terjadi keributan. Ia membaca, mengunyah kue dan melihat jam. Sementara si Pencuri Kue yang pemberani menghabiskan persediaannya. Ia semakin kesal sementara menit-menit berlalu.
Wanita itupun sempat berpikir: "Kalau aku bukan orang baik sudah kutonjok dia!“. Setiap ia mengambil satu kue, Si lelaki juga mengambil satu.
Ketika hanya satu kue tersisa, ia bertanya-tanya apa yang akan dilakukan lelaki itu. Dengan senyum tawa di wajahnya dan tawa gugup, Si lelaki mengambil kue terakhir dan membaginya dua.
Si lelaki menawarkan separo miliknya sementara ia makan yang separonya lagi. Si wanita pun merebut kue itu dan berpikir : “Ya ampun orang ini berani sekali, dan ia juga kasar malah ia tidak kelihatan berterima kasih”. Belum pernah rasanya ia begitu kesal.
Ia menghela napas lega saat penerbangannya diumumkan. Ia mengumpulkan barang miliknya dan menuju pintu gerbang. Menolak untuk menoleh pada si "Pencuri tak tahu terima kasih".
Ia naik pesawat dan duduk di kursinya, lalu mencari bukunya, yang hampir selesai dibacanya. Saat ia merogoh tasnya, ia menahan nafas dengan kaget.
Disitu ada kantong kuenya, di depan matanya !!!
Koq milikku ada disini erangnya dengan patah hati.
Jadi kue tadi adalah milik lelaki itu dan ia mencoba berbagi. Terlambat untuk minta maaf, ia tersandar sedih.
Bahwa sesungguhnya dialah yang kasar, tak tahu terima kasih.
Dan dialah pencuri kue itu!!!
Dalam hidup ini kisah pencuri kue seperti tadi sering terjadi.
Kita sering berprasangka dan melihat orang lain dengan kacamata kita sendiri serta tak jarang kita berprasangka buruk terhadapnya.
Orang lainlah yang selalu salah
Orang lainlah yang patut disingkirkan
Orang lainlah yang tak tahu diri Orang lainlah yang berdosa
Orang lainlah yang selalu bikin masalah
Orang lainlah yang pantas diberi pelajaran
Padahal
Kita sendiri yang mencuri kue tadi
Kita sendiri yang tidak tahu terima kasih.
Kita sering mempengaruhi, mengomentari , mencemooh pendapat, penilaian atau gagasan orang lain .
Sementara sebetulnya kita tidak tahu betul permasalahannya...
Tuesday, March 27, 2007
PENCURI KUE...
Friday, March 23, 2007
Apakah Tuhan Menciptakan Kejahatan???
Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada? Apakah kejahatan itu ada?
Apakah Tuhan menciptakan kejahatan?
Seorang Profesor dari sebuah universitas terkenal menantang mahasiswa-
mahasiswa nya dengan pertanyaan ini,
"Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?".
Seorang mahasiswa dengan berani menjawab, "Betul, Dia yang menciptakan semuanya".
"Tuhan menciptakan semuanya?" Tanya professor sekali lagi.
"Ya, Prof, semuanya" kata mahasiswa tersebut.
Profesor itu menjawab, "Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan menciptakan Kejahatan. Karena kejahatan itu ada, dan menurut prinsip kita bahwa pekerjaan kita menjelaskan siapa kita, jadi kita bisa berasumsi bahwa Tuhan itu adalah kejahatan."
Mahasiswa itu terdiam dan tidak bisa menjawab hipotesis professor tersebut. Profesor itu merasa menang dan menyombongkan diri bahwa sekali lagi dia telah membuktikan kalau agama itu adalah sebuah mitos.
Mahasiswa lain mengangkat tangan dan berkata, "Profesor, boleh saya bertanya sesuatu?"
"Tentu saja," jawab si Profesor
Mahasiswa itu berdiri dan bertanya, "Profesor, apakah dingin itu ada?"
"Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja dingin itu ada. Kamu tidak pernah sakit flu?" Tanya si professor diiringi tawa mahasiswa lainnya.
Mahasiswa itu menjawab, "Kenyataannya, Prof, dingin itu tidak ada. Menurut hukum fisika, yang kita anggap dingin itu adalah ketiadaan panas. Suhu -460F adalah ketiadaan panas sama sekali. Dan semua partikel menjadi diam dan tidak bisa bereaksi pada suhu tersebut. Kita menciptakan kata dingin untuk mendeskripsikan ketiadaan panas.
Mahasiswa itu melanjutkan, "Profesor, apakah gelap itu ada?"
Profesor itu menjawab, "Tentu saja itu ada."
Mahasiswa itu menjawab, "Sekali lagi anda salah, Prof. Gelap itu juga tidak ada. Gelap adalah
keadaan dimana tidak ada cahaya. Cahaya bisa kita pelajari, gelap tidak tidak bisa kita pelajari. Kita bisa menggunakan prisma Newton untuk memecahkan cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari berbagai panjang gelombang setiap warna. Tapi Anda tidak bisa mengukur gelap. Seberapa gelap suatu ruangan diukur dengan berapa intensitas cahaya di ruangan tersebut. Kata gelap dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan cahaya."
Akhirnya mahasiswa itu bertanya, "Profesor, apakah kejahatan itu ada?"
Dengan bimbang professor itu menjawab, "Tentu saja, seperti yang telah kukatakan sebelumnya. Kita melihat setiap hari di Koran dan TV. Banyak perkara kriminal dan kekerasan di antara manusia. Perkara-perkara tersebut adalah manifestasi dari kejahatan."
Terhadap pernyataan ini mahasiswa itu menjawab, "Sekali lagi Anda salah, Prof. Kajahatan itu tidak ada. Kejahatan adalah ketiadaan Tuhan. Seperti dingin atau gelap, kajahatan adalah kata yang dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan Tuhan. Tuhan tidak menciptakan kajahatan. Kajahatan adalah hasil dari tidak adanya kasih Tuhan dihati manusia. Seperti dingin yang timbul dari ketiadaan panas dan gelap yang timbul dari ketiadaan cahaya."
Profesor itu terdiam.
"Nama mahasiswa itu adalah Albert Einstein"
Alloh SWT membahasakan petunjuk dengan kata nur (cahaya) dan kesesatan dengan kata Zhulumat (kegelapan). Seperti tulisan iatas kegelapan ialah itu tidak ada, kegelapan hanyalah kata untuk mengambarkan ketiadaan cahaya. Maka dari itu, kita tidak bisa mengukur kekuatan gelap. Kita bisa mengukur gelap dengan mengukur seberapa besar intensitas cahaya.
Hal ini menunjukan bahwa para kegelapan tidak memiliki kekuatan apapun ketika dihadapkan dengan cahaya. Seperti kegelapan yang tidak memiliki papapun. Kesesatan hadir. Maka pengusung kesesatan/kebatilan tidak memiliki daya ketika berhadapan dengan pengusung petunjuk/kebenaran. Kesesatan dan kebatilan hadir dikarenakan pasukan kebenaran tidak muncul.
Untuk itu, saya teringat salah satu tulisan Anis Matta yang mengatakan bahwa gelap yang menyelimuti langit kehidupan kita, sebenarnya dapat diusir dengan mudah, bila kita mau nenyalakan lilin dakwah kembali.
“dan Katakanlah: "Yang benar telah datang dan yang batil telah lenyap". Sesungguhnya yang batil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap.” (Al Isro: 81)
Kisah Cinta...Hiks..Hiks
Boy adalah seorang cowo yg menjadi buta karena sebuah kecelakaan.. Sejak ia menjadi buta..ia merasa terasing dari lingkungannya..Ia merasa tidak ada seorang pun yg memperhatikan atau menyayanginya..Hingga kemudian hadirlah Girl dalam hidupnya.. Girl sangat sayang dan perhatian pada Boy.. Ia tidak pernah mempermasalahkan kebutaan Boy sebagai suatu kekurangan yg berarti.. Ia sungguh-sungguh mencintai Boy dengan tulus...
Suatu hari berkatalah Boy kepada Girl..
B : Girl...mengapa kamu begitu menyayangiku..?
G: hmmm..entahlah..aku tidak pernah tau alasan mengapa aku begitu menyayangimu.. yg aku tahu..aku benar-benar tulus menyayangimu
Boy.. (tersenyum)
B : tapi..aku kan buta..apa yg bisa aku perbuat untukmu..? apa yg bisa aku berikan buatmu..?
G : Boy..aku tidak mengharap apapun darimu..buatku..kamu bisa ceria setiap hari dan menyayangiku dengan tulus itu sudah cukup.. aku senang ketika kau merasa senang..
B : (terharu) belum pernah ada orang yg begitu menyayangi aku yg buta seperti ini..
G : (menggenggam tangan Boy sambil tersenyum)
B : Girl..kalo sampai suatu saat nanti aku bisa melihat lagi..aku pasti akan menikahimu.. karena hanya kamu satu-satunya orang yg dengan tulus menyayangiku...
G : benarkah..?
B : iya..aku janji..kalau suatu saat nanti aku bisa melihat, PASTI aku akan menikahimu..
G : (terharu) terima kasih Boy..aku sangat menyayangimu...
B : (tersenyum) ya..aku tahu itu..aku juga sangat menyayangimu Girl..
singkat cerita..Boy melakukan operasi cangkok mata dan berhasil..ia mampu melihat lagi.. Ia pun tidak sabar untuk segera menemui Girl..
Pergilah ia mencari Girl.. sampai ia berhasil menemukannya...Namun... alangkah terkejutnya ia mengetahui bahwa ternyata Girl adalah seorang gadis buta.. Ia tidak bisa menerimanya.. Ia pun menolak Girl.. Ia lupa akan semua janjinya...
G : Boy..bukankah kamu sudah berjanji akan menikah denganku..?
B : ummm....(bimbang) ya memang aku pernah berkata begitu..tapi tidak dengan keadaanmu yg seperti ini..
G : Bagaimana mungkin kamu mengingkari janjimu sendiri..? bukankah kau bilang hanya aku satu-satunya orang yg menyayangimu..?
B : eeeerr...maaf Girl..tapi aku tidak bisa menikah dengan gadis buta..maaf..
Boy pun pergi meninggalkan Girl..
Girl yang kecewa dan merasa dikhianati.. memilih untuk bunuh diri..
Saat ia ditemukan meninggal.. ada sepucuk surat disakunya..
"Dear Boy...
Memang tidak banyak yg bisa aku berikan padamu.. tidak banyak yg bisa aku lakukan untukmu... Namun..aku sungguh-sungguh tulus menyayangimu...
Semoga kedua mataku itu bisa berguna bagimu.. bisa membawakan terang dan keceriaan dalam hidupmu kembali.."
~Kadang kala kita tidak boleh melihat sesuatu hanya dengan mata..
melainkan juga dengan hati kita.. Mata itu bisa menipu..namun hati
tidak.. kata hati selalu merupakan kejujuran terdalam dalam hidup manusia..~
Kirim cerita ini dalam waktu 3 menit dari sekarang..dan kamu akan mendapatkan kisah cinta yang indah dalam hidupmu..
Jangan biarkan kisahmu berakhir seperti mereka..
Sunday, March 18, 2007
Ketika Cinta Bertasbih
Habiburohman al Shirazy mengeluarkan novel lagi yang berjudul Ketika Cinta Bertasbih. Novel ini sama seperti novel sebelumnya Ayat-Ayat Cinta mengambil latar Mesir dan menceritakan seorang mahasiswa
Dalam novel ini tokoh utamanya (yaitu Azzam) sangat berbeda dengan tokoh sebelumnya (Fahri). Tokoh Azzam oleh Kang Abik ditampilkan lebih manusiawi. Maksud saya, berbeda dengan Fahri dalam Ayat-Ayat Cinta yang begitu ideal bak malaikat, tokoh Azzam itu begitu menonjol sifat-sifat manusiawinya. Kalo Fahri merupakan mahasiswa yang cerdas, aktif berdakwah, dan sedang menyelesaikan tesisnya, Azzam merupakan mahasiswa yang harus bekerja keras berjualan
Digambarkan juga suasana hati Azzam yang goyah karena tergoda oleh kecantikan Eliana, namun tetap tegar, dapat menahan diri ketika hendak diberi hadiah French Kiss oleh Eliana. Selain itu juga sikapnya yang cuek ketika menolak telepon lantaran ia sangat ngantuk. Dan sifatnya juga yang itung-itungan ketika berbisnis.
Dikisahkan juga tokoh-tokoh lainnya yang juga dilihat sisi manusiawinya. Ada Fadhil yang sakit hati karena wanita idamannya telah dilamar oleh temannya sendiri, bahkan ia harus menyenandungkan nasyid di pernikahan tersebut. Ada Hafez yang memendam cinta. Bahkan Furqon, mahasiswa lulusan S 2 yang dijebak oleh Mossad hingga masa depannya hancur.
Namun, seperti karya-karya Kang Abik lainnya, novel ini sarat akan ibroh dan hikmah. Salah satunya Rahasia Cinta Ibnu Athailah serta kaidah fiqih al itsaru fi qurbi makruhun wa fi ghoirihi mahbuhun.
Maka segera beli dan baca novelnya.
Friday, March 16, 2007
Annie Wan or Anyone
Lee Sum Wan: Hello can I speak to Annie Wan?
Mr Sori : Yes u could speak to me.
Lee Sum Wan : No! I want to speak to Annie Wan!
Mr Sori : You are now talking to someone! Who is this?
Lee Sum Wan : I'm Sum Wan. And I need to talk to Annie Wan! It's urgent!
Mr Sori : I know u are someone and u want to talk to anyone! But what's this urgent matter about?
Lee Sum Wan : Well just tell my sister Annie Wan that our brother was involved in an accident. Noe Wan got injured and now Noe wan is being sent to the hospital. Right now Avery Wan is going to the hospital.
Mr Sori : Look if no one was injured and no one was sent to the hospital from the accident that is'nt an urgent matter! You may find this hilarious but i dont have time for this!!!
Lee Sum Wan : You are rude. Who are you?
Mr Sori : I'm Sori.
Lee Sum Wan : You should be sorry. Now give me your name!
Mr Sori : I'm Sori!!
Lee Sum Wan : I don't like your tone of voice Mr and I don't care, give me your name!
Mr Sori : Look lady, I told you already I'm Sori! I'm Sori!! I'm SORI!!! You didn't even give me your name!
Lee Sum Wan : I told u before I'm Sum Wan! Sum Wan!!! You better be careful my father is Sum Buddy. And my uncle holds a very big position in the company. He is Noe Buddy!.
Thursday, March 15, 2007
Bila Aku Jatuh Cinta
Ya Allah...Bila aku jatuh cinta
cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya pada-Mu
Agar bertambah kekuatan ku untuk mencintai-Mu. ...
Ya Allah.....Bila aku jatuh cinta
Jagalah cintaku padanya
agar tidak melebihi cinta ku pada Mu
Ya Allah...Bila aku jatuh hati....
Izinkanlah aku menyentuh hati seseorang
yang hatinya tertaut pada Mu
agar aku tidak terjatuh dalam jurang cinta nafsu...
Ya Rabbani....Bila aku jatuh hati
jagalah hati ku padanya agar tidak aku berpaling kepada Mu
Ya Rabbul Izzati......Bila aku rindu
jagalah rinduku padanya
agar aku tidak lalai dalam merindukan syurga Mu...
Ya Allah....Bila aku menikmati cinta kekasih Mu
Janganlah kenikmatan itu melebihi kenikmatan indahnya bermunajat
di sepertiga malam terakhir Mu
Ya Allah....Bila aku jatuh hati pada seseorang
jangan biarkan aku bertatih dan terjatuh
dalam perjalanan yang panjang menyeru manusia kepada Mu
Ya Allah....Bila kau halalkan aku merindui seseorang
jangan biarkan aku melampaui batas
sehingga melupakan aku pada cinta hakiki
dan rindu abadi hanya pada Mu
Ya Allah.....Engkau mengetahui bahawa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta pada Mu
Telah berjumpa untuk taat kepada Mu
setelah bersatu dalam dakwah Mu
telah berpadu dalam membela syariat mu
Kukuhkanlah ikatannya
Ya Allah
kekalkanlah ikatannya
tunjukilah jalan-jalannya
penuhilah hati-hati ini dengan Nur Mu yang tidak pernah pudar
lapangkan lah dada-dada kami dengan keimanan kepada Mu dan keindahan bertawakal ke jalan Mu
Amin
Ya Rabbal Alamin
Malam Pertama
Satu hal sebagai bahan renungan kita...
Tuk merenungkan indahnya malam pertama
Tapi bukan malam penuh kenikmatan duniawiah semata
Bukan malam pertama masuk ke peraduan Adam dan Hawa
Justeru malam pertama perkawinan kita dengan Sang Maut
Sebuah malam yang meninggalkan isak tangis sanak saudara
Hari itu...mempelai sangat dimanjakan
Mandipun... harus dimandikan..
Seluruh badan kita terbuka...
Tak ada sehelai benangpun menutupinya..
Tak ada sedikitpun rasa malu...
Seluruh badan digosok dan dibersihkan
Kotoran dari lubang hidung dan anus dikeluarkan
Bahkan lubang ? lubang itupun ditutupi kapas putih...
Itulah sosok kita..
Itulah jasad kita waktu itu
Setelah dimandikan...
Kitapun kan dipakaikan gaun cantik berwarna putih
Kain itu... jarang orang memakainya..
Karena bermerk sangat terkenal bernama Kafan
Wewangian ditaburkan ke baju kita..
Bagian kepala, badan dan kaki diikatkan
Tataplah.. tataplah .. Itulah wajah kita
Keranda pelaminan ... langsung disiapkan
Pengantin bersanding sendirian...
Mempelai di arak keliling kampung bertandukan tetangga
Menuju istana keabadian sebagai simbol asal usul kita
Diiringi langkah gontai seluruh keluarga
Serta rasa haru para handai taulan
Gamelan syahdu bersyairkan adzan dan kalimah kudus
Akad nikahnya bacaan talkin...
Berwalikan liang lahat...
Saksi-saksinya nisan-nisan... yang telah tiba duluan
Siraman air mawar...pengantar akhir kerinduan
dan akhirnya....
Tiba masa pengantin..
Menunggu dan ditinggal sendirian..
Tuk mempertanggungjawabkan seluruh langkah kehidupan
Malam pertama bersama KEKASIH..
Ditemani rayap-rayap dan cacing tanah
Di kamar bertilamkan tanah...
Dan ketika 7 langkah tlah pergi...
Kitapun kan ditanyai oleh sang malaikat...
Kitapun tak tahu apakah akan memperoleh Nikmat Kubur...
Ataukah kita kan memperoleh Siksa Kubur...
Kita tak tahu...dan tak seorangpun yang tahu...
Tapi anehnya kita tak pernah galau ketakutan...
Padahal nikmat atau siksakah yang kan kita terima
Kita sungkan sekali meneteskan air mata...
Seolah barang berharga yang sangat mahal...
Dan Dia Kekasih itu...
Menetapkanmu ke syurga...
Atau melemparkan dirimu ke neraka...
Tentunya kita berharap menjadi ahli syurga
Tapi..., tapi... sudah pantaskah sikap kita selama ini.
Untuk disebut sebagai ahli syurga ??????
Wahai Sahabat.. mohon maaf.. jika malam itu aku tak menemanimu
Bukan aku tak setia...
Bukan aku berkhianat...
Tapi itulah komitmen azali tentang hidup dan kehidupan
Rasa sayangku padamu lebih dari apa yang kau duga
Aku berdo'a ... semoga kita bisa menggapai husnul khotimah
sehingga menjadi ahli syurga.
Aamiin...
(Forward dari temanLubang Kelinci
Seekor kelinci sedang duduk santai di tepi pantai, Tiba tiba datang se-ekor rubah jantan besar yang hendak memangsanya, Lalu kelinci itu berkata: "Kalau memang kamu berani, hayo kita berkelahi di dalam lubang kelinci, Yang kalah akan jadi santapan yang menang, dan saya yakin saya akan menang."
Sang Rubah jantan merasa tertantang, "dimanapun jadi, Masa sih kelinci bisa menang melawan aku?" Merekapun masuk ke dalam sarang kelinci, Sepuluh menit kemudian sang kelinci keluar sambil menggenggam Setangkai paha rubah dan melahapnya dengan nikmat.
Sang Kelinci kembali bersantai, Sambil memakai kaca mata hitam dan topi pantai Tiba tiba datang se-ekor serigala besar yang hendak memangsanya, Lalu kelinci berkata : "Kalau memang kamu berani, hayo kita berkelahi di dalam lubang kelinci, Yang kalah akan jadi santapan yang menang, dan saya yakin saya akan menang. "Sang serigala merasa tertantang, dimanapun jadi, Masa sih kelinci bisa menang melawan aku?"
Merekapun masuk ke dalam sarang kelinci, Lima belas menit kemudian sang kelinci keluar sambil menggenggam Setangkai paha serigala dan melahapnya dengan nikmat.
Sang kelinci kembali bersantai, Sambil memasang payung pantai dan merebahkan diri diatas pasir, Tiba tiba datang seekor beruang besar yang hendak memangsanya, Lalu kelinci berkata: "Kalau memang kamu berani, hayo kita berkelahi di dalam lubang kelinci, Yang kalah akan jadi santapan yang menang, dan saya yakin saya akan menang. "Sang Beruang merasa tertantang, "dimanapun jadi, Masa sih kelinci bisa menang melawan aku?" Merekapun masuk ke dalam sarang kelinci, Tiga puluh menit kemudian sang kelinci keluar sambil menggenggam Setangkai paha Beruang dan melahapnya dengan nikmat.
Pohon kelapa melambai lambai, Lembayung senja sudah tiba, habis sudah waktu bersantai, Sang Kelinci melongok kedalam lubang kelinci, sambil melambai "Hai, keluar, sudah sore, besok kita teruskan!!"
Keluarlah se-ekor harimau dari lubang itu, sangat besar badannya. Sambil menguap Harimau berkata " Kerjasama kita sukses hari ini, kita makan kenyang Dan saya tidak perlu berlari mengejar kencang."
Tuesday, March 13, 2007
Bertahanlah...
Jika kau merasa lelah dan tak berdaya
dan usahamu sepertinya sia-sia...
Tuhan tahu betapa keras engkau sudah berusaha
Ketika kau sudah menangis sekian lama
dan hatimu masih terasa pedih...
Tuhan sudah menghitung airmatamu
Jika kau pikir bahwa hidupmu sedang menunggu sesuatu
Dan waktu serasa berlalu begitu saja...
Tuhan sedang menunggu bersama denganmu
Ketika kau merasa sendirian
dan teman-temanmu terlalu sibuk untuk menelepon
Tuhan selalu berada disampingmu
Ketika kau pikir bahwa kau sudah mencoba segalanya
dan tidak tahu hendak berbuat apa lagi...
Tuhan punya jawabannya
Ketika segala sesuatu menjadi tidak masuk akal
dan kau merasa tertekan...
Tuhan dapat menenangkanmu
Jika tiba-tiba kau dapat melihat jejak-jejak harapan...
Tuhan sedang berbisik kepadamu
Ketika segala sesuatu berjalan lancar
dan kau merasa ingin mengucap syukur..
Tuhan telah memberkahimu
Ketika sesuatu yang indah terjadi
dan kau dipenuhi ketakjuban...
Tuhan telah tersenyum padamu
Ketika kau memiliki tujuan untuk dipenuhi
dan mimpi untuk digenapi...
Tuhan sudah membuka matamu dan memanggilmu dengan namamu
Ingat bahwa dimanapun kau
atau kemanapun kau menghadap...
TUHAN TAHU
Sumber : Unknown (tidak diketahui)
Katakan Cinta Sekarang Juga...!!!
Suatu hari, istri meminta saya mengajak seorang wanita pergi makan malam dan menonton bioskop. “Aku mencintaimu. Tapi aku sadar ada seorang wanita lain yang juga mencintaimu dan tentunya sesekali ingin mengobrol denganmu,” begitu alasannya.
Wanita itu adalah ibuku sendiri, yang telah menjanda selama 19 tahun. Bukannya aku tak ingin sering-sering menengok beliau. Persoalan klise saja, kesibukan kerja dan mengasuh tiga anak membuatku begitu sibuk sehingga hanya bisa sesekali menengok beliau.
Maka kutelepon dia. Reaksinya mengejutkan. “ Ada apa ini? Apakah ada masalah? Keluargamu baik-baik saja kan ?” Tanya ibu, yang memang tipe ibu yang pasti terkejut bila menerima telepon malam hari, apalagi dari putranya. Dia menduga pasti ada masalah ataupun musibah.
“Kami semua baik-baik saja. Aku cuma ingin mengajak ibu jalan-jalan, makan malam lalu nonton bioskop. Sudah lama kan kita tidak pernah jalan-jalan berdua saja,” aku cepat menenangkan hatinya.
Ibuku sempat terdiam sejenak. Mungkin beliau terheran-heran mendengar tawaran jalan-jalan yang sangat di luar kebiasaan ini. “Ibu senang sekali bisa jalan-jalan bersamamu,” begitu jawabannya.
Jumat malam kujemput ibuku. Aku merasa sedikit canggung. Ketika aku tiba, Ibu sudah menunggu di depan pintu mengenakan pakaiannya yang terindah. Beliau sungguh cantik. Senyumnya sumringah seperti bidadari di mataku.
“Ibu beritahu semua teman Ibu bahwa malam ini Ibu akan pergi jalan-jalan, makan malam dan nonton bioskop denganmu. Teman-teman sangat senang mendengarnya, dan sudah tak sabar mendengar cerita cerita Ibu tentang acara jalan-jalan kita ini,” katanya sambil tersenyum gembira.
Kami memilih restoran yang suasananya menyenangkan, meski bukan yang termahal.ibu memluk lenganku dan berjalan anggun bak seorang First Lady. Kami duduk dan mulai membaca menu. Sejurus aku berhenti dan mendongkak, dan kudapati Ibu tengah memandangiku. Sebuah senyum nostalgia tersungging di bibirnya.
“Dulu, waktu kamu kecil, Ibu yang membacakan menu,” katanya.
“Ya, sekarang gentian aku yang membacakannya,” jawabku.
Kami mengobrol ringan tentang segala macam hal. Malam itu, dengan hati gembira, aku mengantarkannya pulang. Begitu sampai, katanya, “Kapan-kapan, kita jalan-jalan lagi ya, tapi Ibu yang traktir.”
Beberapa hari sesudahnya, ibuku wafat. Serangan jantung. Sebuah kematian yang sungguh tiba-tiba sehinggta aku merasa seakan dilanda badai dan gempa di malam hari.
Beberapa hari kemudian, aku menerima amplop berisi fotokopi voucher dari restoran tempat kami makan malam yang penuh kenangan itu. Voucher tersebut juga disertai dengan catatan dari ibuku yang mengatakan, “Giliran Ibu yang mentraktirmu dan istrimu makam malam di ‘restoran kita’. Ibu tidak tahu apakah Ibu masih punya waktu untuk pergi bersama kalian. Mungkin kamu tidak tahu, betapa sangat behagia berkesempatan makan malam berdua dengan putra Ibu. Ibu saying padamu, nak.”
Saat itu, aku baru menyadari betapa berartinya ucapan “Aku sayang padamu”. Aku memutuskan untuk tidak menunda-nunda mengatakannya kepada keluarga dan orang-orang yang paling kucintai.
Oleh: Nurah Tayeb
Seorang wartawan Al Jazeerah di Doha, Qatar yang berasal dari Cape Town , Afrika Selatan.
Sumber: Majalah Alia
Spesial Bukan Aneh
Hari Rabu kemaren, tanggal 20 Desember, saya nonton film animasi yang berjudul HAPPY FEET. Film yang diperankan antara lain oleh Elijjah Wood yang pernah bermain dalam film Lord of The Ring, memberikan makna yang baik tentang menyikapi perbedaan. Film ini berkisah tentang seekor penguin yang bernama Mumble. Pada umumnya para penguin di tempat Mumble hidup memiliki kemampuan bernyanyi yang sangat baik. Termasuk Memphis (Hugh Jackman) dan Norma Jean (Nicolle Kidman), orang tua Mumble. Bahkan Memphis dan Norma Jean memiliki suara dahsyat yang sangat menggetarkan hati. Para penguin menggunakan nyanyian untuk mengungkapkan perasaan dan memikat pasangannya serta sebagai cara untuk bertahan hidup.
Akan tetapi sungguh malang nasib Mumble. Ia tidak mewarisi suara indah dari orang tuanya. Bahkan suaranya itu sangat buruk. Jika ia bernyanyi, penguin lainnya menutup telinga dan menjauh. Mumble hanya bisa menari tap dance. Dengan ‘kaki cerianya’ ia ungkapkan segala perasaannya, baik itu senang maupun sedih.
Keadaan Mumble yang berbeda membuat Mumble dikucilkan dari lingkungannya. Bahkan ketika ia beranjak dewasa. Namun, tap dance Mumble dapat menarik perhatian kaum muda. Mereka pun dengan gembira melakukan tap dance sambil bernyanyi.
Akan tetapi, hal itu mendapatkan pertentangan dari kaum tua konservatif, para sesepuh bangsa Penguin yang merasa mapan dengan keadaannya. Saat musim panceklik dimana ikan-ikan di laut sudah tidak ada, para sesepuh menyalahkan Mumble karena tarian tap-nya. Para sesepuh menuduh Mumble telah membuat The Mighty Guin (dewa bangsa penguin) marah dan mengambil semua ikan. Mumble tidak percaya, ia bersikeras bahwa yang mengambil seluruh ikan adalah ‘alien’ (Alien menurut bangsa penguin adalah manusia). Dan Mumble diusir dari kampung.
Mumble bertekad untuk membuktikan bahwa para sesepuh itu salah. Ia pergi untuk mencari alien tersebut. Kemudian ia menemukan banyak kapal pengangkut ikan yang sedang berburu ikan dalam jumlah besar. Ia tidak kuasa melawannya. Dan akhirnya ia pingsan dan terdampar di pantai.
Ketika siuman ia telah berada di kebun binatang. Ia merasa frustasi di kebun binatang. Kemudian ia mempertunjukan tarian tap-nya dan itu membuat seluruh pengunjung kebun binatang tekjub. Akhirnya Mumble dilepaskan dan kembali ke tempat asalnya dengan membawa alat pelacak. Alat pelacak itu membuat para peneliti datang. Hasil dari penelitian membuat para pemimpin negara membuat kebijakan larangan untuk memburu ikan di daerah tersebut.
And Mumble save the day…..
Film ini menginspirasikan saya bahwa tiap orang dilahirkan berbeda. Dan tiap orang tidak bisa diperlakukan sama. Masing-masing memiliki keunikan tersendiri. Dan itulah yang membuat setiap orang spesial. Bukan aneh tapi istimewa…
Jangan Lihat dari Baju (Saja)!!!
Seorang wanita yang mengenakan gaun pudar menggandeng suaminya yang berpakaian sederhana dan usang, turun dari kereta api di Boston , dan berjalan dengan malu-malu menuju kantor Pimpinan Harvard University . Mereka meminta janji. Sang sekretaris Universitas langsung mendapat kesan bahwa mereka adalah orang kampung udik, sehingga tidak mungkin ada urusan di Harvard dan bahkan mungkin tidak pantas berada di Cambridge. "Kami ingin bertemu Pimpinan Harvard", kata sang pria lembut. "Beliau hari ini sibuk," sahut sang Sekretaris cepat. "Kami akan menunggu," jawab sang Wanita.
Selama 4 jam sekretaris itu mengabaikan mereka, dengan harapan bahwa pasangan tersebut akhirnya akan patah semangat dan pergi. Tetapi nyatanya tidak. Sang sekretaris mulai frustrasi, dan akhirnya memutuskan untuk melaporkan kepada sang pemimpinnya. "Mungkin jika Anda menemui mereka selama beberapa menit, mereka akan pergi," katanya pada sang Pimpinan Harvard. Sang pimpinan menghela nafas dengan geram dan mengangguk. Orang sepenting dia pasti tidak punya waktu untuk mereka. Dan ketika dia melihat dua orang yang mengenakan baju pudar dan pakaian usang diluar kantornya, rasa tidak senangnya sudah muncul. Sang Pemimpin Harvard, dengan wajah galak menuju pasangan tersebut.
Sang wanita berkata padanya, "Kami memiliki seorang putra yang kuliah tahun pertama di Harvard. Dia sangat menyukai Harvard dan bahagia di sini. Tetapi setahun yang lalu, dia meninggal karena kecelakaan. Kami ingin mendirikan peringatan untuknya, di suatu tempat di kampus ini. bolehkan?" tanyanya, dengan mata yang menjeritkan harap. Sang Pemimpin Harvard tidak tersentuh, wajahnya bahkan memerah. Dia tampak terkejut. "Nyonya," katanya dengan kasar, "Kita tidak bisa mendirikan tugu untuk setiap orang yang masuk Harvard dan meninggal. Kalau kita lakukan itu, tempat ini sudah akan seperti kuburan."
"Oh, bukan," Sang wanita menjelaskan dengan cepat, "Kami tidak ingin mendirikan tugu peringatan. Kami ingin memberikan sebuah gedung untuk Harvard." Sang Pemimpin Harvard memutar matanya. Dia menatap sekilas pada baju pudar dan pakaian usang yang mereka kenakan dan berteriak, "Sebuah gedung! Apakah kalian tahu berapa harga sebuah gedung!
Kami memiliki lebih dari 7,5 juta dolar hanya untuk bangunan fisik Harvard." Untuk beberapa saat sang wanita terdiam. Sang Pemimpin Harvard senang. Mungkin dia bisa terbebas dari mereka sekarang. Sang wanita menoleh pada suaminya dan berkata pelan, "Kalau hanya sebesar itu biaya untuk memulai sebuah universitas, mengapa tidak kita buat sendiri saja ?" Suaminya mengangguk. Wajah sang Pemimpin Harvard menampakkan kebingungan.
Mr. dan Mrs. Leland Stanford bangkit dan berjalan pergi, melakukan perjalanan ke Palo Alto, California, di sana mereka mendirikan sebuah Universitas yang menyandang nama mereka, sebuah peringatan untuk seorang anak yang tidak lagi diperdulikan oleh Harvard. Universitas tersebut adalah Stanford University , salah satu universitas favorit kelas atas di AS.
Kita, seperti pimpinan Hardvard itu, acap silau oleh baju, dan lalai. Padahal, baju hanya bungkus, apa yang disembunyikannya, kadang sangat tak ternilai. Jadi, janganlah kita selalu abai, karena baju-baju, acap menipu.